BOGOR KOTA, – tribunnews86.id
Pemerintah Kelurahan Empang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga melalui penguatan basis data kependudukan dan bantuan sosial. Melalui Kasi Kemas Kelurahan Empang tengah mengintensifkan koordinasi terkait program Layanan Terpadu Hibah (RLTH) dan Ground Check BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).26/01/26.

Program yang disusun sepanjang tahun anggaran 2024 dan 2025 ini diproyeksikan akan terealisasi sepenuhnya pada tahun 2026 mendatang.
Fokus Utama: Akurasi Data dan Pemerataan Bantuan
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Kemas Kelurahan Empang, Ibu Sri Hartini, S.E., dengan dukungan teknis dari Operator Kelurahan, Sdr. Bayu, A.S.. Fokus utama dari agenda ini adalah melakukan verifikasi lapangan (ground check) guna memastikan bahwa warga yang terdaftar sebagai penerima BPJS PBI adalah mereka yang benar-benar layak dan membutuhkan.
”Kami ingin memastikan tidak ada warga yang berhak namun terlewat, serta menjaga agar bantuan ini tepat sasaran. Kasi Kemas kelurahan empang Sri Hartini S E yang selalu dipanggil Ibu Rini, Monitoring RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) dengan tepat sasaran dan bertindak tegas, menghimbau memindahkan warga yang sudah tidak tinggal di wilayah kelurahan empang supaya administrasi kependudukan wilayah kelurahan empang tertib.Proses validasi yang kami lakukan di 2024-2025 adalah fondasi untuk kelancaran distribusi bantuan di tahun 2026 nanti,” ujar Ibu Sri Hartini, S.E.
Peran Strategis Operator dan Verifikasi Lapangan
Dalam pelaksanaannya, Sdr. Bayu, A.S. selaku operator berperan penting dalam penginputan data ke sistem terpadu. Sinkronisasi data antara hasil survei lapangan dengan sistem pusat menjadi kunci utama agar program RLTH dapat berjalan tanpa kendala administratif saat hari realisasi.
Beberapa poin penting dalam persiapan menuju 2026 meliputi:
Validasi NIK: Memastikan seluruh calon penerima memiliki data kependudukan yang aktif.
Survei Kelayakan: Peninjauan langsung ke rumah warga untuk update status ekonomi.
Integrasi Program RLTH: Penataan administrasi hibah agar lebih transparan dan akuntabel.
Harapan Masyarakat
Langkah proaktif Kelurahan Empang ini diharapkan dapat menekan angka ketimpangan akses kesehatan di wilayah tersebut. Pihak kelurahan juga menghimbau warga agar tetap kooperatif saat staf melakukan pendataan atau verifikasi lapangan.
Dengan persiapan yang matang selama dua tahun terakhir, Kelurahan Empang optimis bahwa tahun 2026 akan menjadi titik awal pelayanan sosial yang lebih efisien dan merata bagi seluruh warga masyarakat.(ucok / tim. saeful)
- (Agus Salim)
