HALBAR, TribunNews86.id — Open Turnamen Gawang Sedang Karang Taruna CUP III resmi berakhir pada Kamis sore (22/1/2026) di Lapangan Bobaneigo, Desa Bobaneigo, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Penutupan turnamen berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat lintas desa.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Barat Jufri Muhammad, Ketua KONI Halbar H. Imrat Idrus, Kapolsek Jailolo Selatan Ipda Irhan, Babinsa Bobaneigo Serda Aly S. Layn, Kepala Desa Bobaneigo Madihutu Fataha Idrus, Kepala Desa Bobaneigo Hi. Ayub, serta tokoh masyarakat dan ratusan pendukung dari berbagai RT dan desa sekitar.
Turnamen yang digagas oleh Karang Taruna Desa Bobaneigo ini diikuti oleh 21 tim, terdiri dari kategori putra dan putri. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga mengusung misi sosial, yakni penggalangan dana pembangunan Masjid Nurul Qomar, mempererat silaturahmi antar-RT, menumbuhkan sportivitas, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi para ibu-ibu pelaku UMKM di sekitar lapangan.
Pada partai final, Akesagu FC tampil impresif dan berhasil keluar sebagai Juara I kategori putra, sementara RTM-04 FC harus puas di posisi Juara II. Di kategori putri, R’vive Woman FC (RT 05) menunjukkan dominasi permainan dan meraih Juara I, disusul Pesona FC (RT 11) sebagai Juara II.
Ketua Panitia Gorap Open Turnamen Gawang Sedang Karang Taruna CUP III, Randi Irwan, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, kerja sama dan kekompakan panitia sangat luar biasa sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses dan meriah,” ujarnya saat ditemui Tribunnews86.id.
Ia juga menambahkan bahwa selama turnamen berlangsung sempat terjadi dinamika di lapangan, namun seluruhnya dapat diselesaikan secara baik oleh panitia bersama unsur keamanan.
“Ke depan kami berharap turnamen seperti ini bisa terus berlanjut dan diselenggarakan dengan kualitas yang lebih baik,” katanya.
Menutup keterangannya, Randi Irwan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh panitia apabila selama pelaksanaan terdapat kekurangan, sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, masyarakat, serta para suporter.
“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dan kekompakan pemuda Karang Taruna Desa Bobaneigo. Walaupun tidak mendapatkan upah selama lebih dari sebulan, kami merasa bahagia karena substansi utama kegiatan ini adalah membantu pembangunan masjid dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” tutupnya. (red/tn)**
penulis : sitinur
