
Pemalang Jateng -TribunNews86.id
Dimulai sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan dan dibiayai negara , baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah dimulai dari perencanaan, pelaksana tender hingga pelaksanaan proyek semuanya harus transparan.
Transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dalam menjalankan program kinerja , pemasangan papan nama proyek diatur kembali secara khusus oleh Gubernur setempat dalam bentuk pergub dan yang diatur antara lain berisi informasi tentang
1. Nomer dan Tanggal pelaksanaan proyek
2. Lokasi dan Jenis kegiatan
3. Identitas pemilik , Perencanaan, pengawas, pelaksana pembangunan , Volume dan Tahun anggaran
Bahwa proyek yang dibiayai APBN APBD maka wajib harus ada papan proyeknya dan dasar hukum yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan pemasangan plang papan nama proyek yang sumber Dananya dibiayai dari APBN atau APBD .
Namun sayang peraturan tersebut tidak berlaku untuk proyek Pengaspalan jalan penghubung Desa Mandiraja Ke Desa Gendoang , Kecamatan Moga , Kabupaten Pemalang .
Proyek Pengaspalan jalan tersebut perlu di pertanyakan transparansi anggaranya karena di lokasi tidak ada papan informasi.
bukan hanya papan informasi Proyek.
Dari pantauan tim media di lapangan tidak menemukan adanya papan informasi padahal sudah di jelaskan dengan rinci di UUD No.14/2008 tentang keterbukaan informasi publik , bahwa setiap proyek yang di danai oleh negara harus di sertakan papan informasi , bukan hanya tidak di pasang papan informasi awak media yang kroscek kelapangan pada hari Selasa 30/12/2025.
Penemuan tim Media di lapangan bukan hanya tidak ada papan informasi proyek pengaspalan jalan tersebut diduga di kerjakan asal asalan karena belum ada pembersih samping kiri kanan jalan,sensit terlalu tipis , rumput juga gak di bersihkan langsung di timpah aspal .
Dalam wawancaranya dengan warga sekitar yang berinisial S beliau mengatakan ” y memang disini sedang dibangun talud namun tidak ada papan informasi yang di pasang, kami warga juga tidak tau anggaranya dari mana , jumlah anggaranya berapa , luasnya berapa meter , karena memang tidak ada papan informasi , kalau tidak ada papan informasi kami warga jadi susah mengontrol proyek tersebut ” ucapnya .
Ditempat yang sama time media juga menemui tokoh perwakilan pemuda M mengatakan ” y memang tidak ada papan informasi, terus aspalnya juga tipis banget , kebetulan jalan tembus Mandiraja Desa Gendoang pernah di cor , jadi bekas coran yang dulu masih terlihat putih putih harapanya kalau ngaspal mbok y yang tebal biar awet kami Masyarakat juga bisa menikmati jalan yang halus dalam jangka lama kalau kaya gini kan paling dalam hitungan Minggu sudah hancur ” ucapnya .
Sampai berita ini di terbitkan dari pihak terkait dihubungi belum ada jawaban (Ragus).
