
Pekalongan Jateng- TribunNews86.Id
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang 24 menggelar deklarasi resmi bertempat di Monumen Pejuang 45 pada Jumat, 24 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri puluhan anggota LSM Pejuang 24 dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Acara deklarasi berlangsung khidmat dan diawali dengan pembacaan Pancasila, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya dilakukan prosesi penyerahan bendera pataka kepada Panglima Khusus oleh Ketua LSM Pejuang 24, serta pembacaan ikrar dan sumpah Pejuang 24 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum LSM Pejuang 24.
Ketua Umum DPP LSM Pejuang 24, Hadi Teguh Santoso yang akrab disapa Silva Hadi, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa LSM Pejuang 24 hadir sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menjalankan fungsi monitoring serta menjaga keseimbangan terhadap kinerja pemerintah.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami bersama jajaran pengurus dan keluarga besar LSM Pejuang 24 mendeklarasikan komitmen kami untuk menjalankan fungsi pengawasan, termasuk mengawasi oknum-oknum yang tidak bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Silva Hadi.
Usai pelaksanaan deklarasi, LSM Pejuang 24 melanjutkan kegiatan dengan aksi sosial berupa pembagian nasi bungkus kepada masyarakat Kota Pekalongan dan sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan yang terdampak banjir. LSM Pejuang 24 diketahui telah membuka posko bantuan selama kurang lebih satu minggu.
Pada hari pertama pendirian posko, LSM Pejuang 24 telah membagikan sebanyak 2.024 nasi kotak kepada masyarakat terdampak. Selain bantuan makanan, lsm ini juga menyalurkan pakaian baru serta ratusan salep kulit sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga pascabanjir.
Melalui deklarasi dan kegiatan sosial ini, LSM Pejuang 24 berharap dapat terus berperan aktif dalam pengawasan kebijakan publik sekaligus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat.
(hry/hts)
