Marsma TNI (Purn) H. Sukur,Pimpin PB PERSINAS ASAD Lima Tahun ke Depan

Marsma TNI (Purn) H. Sukur,Pimpin PB PERSINAS ASAD Lima Tahun ke Depan

Spread the love

 

Jakarta – tribunnews86.id

Dentang palu sidang menandai sebuah kesepakatan bulat. Tanpa voting, tanpa perdebatan panjang, Musyawarah Nasional (MUNAS) VI PERSINAS ASAD Tahun 2026 secara aklamasi menetapkan Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD periode 2026–2031. Momen itu menjadi puncak rangkaian MUNAS yang digelar pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026, di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta.

MUNAS VI bukan sekadar agenda lima tahunan, melainkan forum konsolidasi besar PERSINAS ASAD. Perwakilan dari 37 provinsi hadir, berkumpul dalam satu ruang musyawarah bersama jajaran PB IPSI, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta tokoh-tokoh pencak silat nasional. Suasana kebersamaan terasa kuat, mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi napas utama pencak silat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa masa depan pencak silat Indonesia hanya dapat dibangun melalui persatuan, saling menghormati antarperguruan, serta soliditas organisasi. Menurutnya, pencak silat tidak hanya berbicara tentang prestasi, tetapi juga tentang karakter dan jati diri bangsa.

Momentum pembukaan MUNAS VI semakin bermakna dengan peresmian Gedung Kantor dan Padepokan PB PERSINAS ASAD. Padepokan ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet, ruang pengembangan prestasi, sekaligus rumah besar bagi para pendekar dari berbagai daerah. Kehadirannya menjadi simbol keseriusan PERSINAS ASAD dalam menata organisasi dan menyiapkan generasi pesilat masa depan.

Dari unsur pemerintah, Asisten Deputi Kemenpora Khairil Adha, yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PERSINAS ASAD dalam pembinaan atlet dan pelestarian pencak silat. Ia menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang sarat nilai luhur dan harus terus dijaga, dikembangkan, serta dibanggakan di panggung dunia.

Melalui rangkaian sidang yang berlangsung tertib dan mufakat, MUNAS VI menetapkan susunan PB PERSINAS ASAD periode 2026–2031. Selain H. Sukur sebagai Ketua Umum, forum juga menetapkan Weda Hendragiri, S.Pd., MM sebagai Sekretaris Umum dan Ridhan Nandari, S.Pd., SE sebagai Bendahara Umum. Penetapan ini mencerminkan kepercayaan penuh peserta MUNAS terhadap kepemimpinan kolektif yang akan menakhodai organisasi lima tahun ke depan.

Dalam sambutan usai terpilih, H. Sukur menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PERSINAS ASAD bukanlah kerja individual, melainkan hasil sinergi antara Guru Besar, Dewan Pembina, pengurus pusat, hingga pengurus provinsi. Ia juga mengakui keterbatasan pengurus pusat dalam menjangkau seluruh daerah, sehingga komunikasi dan musyawarah menjadi kunci utama keberhasilan program.

Menutup rangkaian MUNAS, H. Sukur menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PB PERSINAS ASAD periode sebelumnya, Agus Susarso, beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MUNAS VI. Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis PERSINAS ASAD ke depan akan semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pencak silat Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

  • (Agus Salim) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *