Pedagang Cikoromoi Berkumpul Bahas Isu Harga Mahal yang Viral di Media Sosial

Pedagang Cikoromoi Berkumpul Bahas Isu Harga Mahal yang Viral di Media Sosial

Spread the love

 

Cikoromoi — tribunnews86.id

Sejumlah pedagang di kawasan wisata Cikoromoi menggelar pertemuan untuk membahas isu yang tengah viral di media sosial, khususnya di platform TikTok, terkait dugaan adanya pedagang yang mematok harga terlalu mahal kepada pengunjung.

Viralnya isu tersebut bermula dari keluhan seorang pengunjung yang menyebut harga makanan instan Pop Mie mencapai Rp85.000. Namun hingga saat ini, belum diketahui secara pasti siapa pengunjung yang menyampaikan keluhan tersebut maupun warung mana yang dimaksud dalam unggahan viral tersebut.

Dalam pertemuan itu, para pedagang sepakat bahwa praktik penjualan dengan harga tidak wajar dapat merugikan citra Wisata Cikoromoi sebagai destinasi wisata Mata Air Alami dan berdampak pada pedagang lainnya yang telah berjualan sesuai harga umum. Para pedagang juga menegaskan bahwa sebagian besar dari mereka tetap menjunjung kejujuran dan kewajaran harga dalam melayani pengunjung.

Ketua RT Cikoromoi, Bapak Salim, turut memberikan imbauan kepada seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa apabila ditemukan adanya oknum pedagang yang menetapkan harga tidak sesuai dengan harga biasanya, masyarakat maupun pengunjung diminta untuk segera melaporkannya.

“Apabila ada pedagang yang memberikan harga tidak sesuai atau memberatkan pengunjung, silakan laporkan kepada saya selaku Ketua RT kampung Wisata Cikoromoi agar dapat ditindaklanjuti dan diselesaikan secara musyawarah,” ujar Bapak Salim.

Ia berharap dengan adanya komunikasi yang baik antara pedagang, pengunjung, dan pengelola lingkungan, isu-isu serupa dapat diselesaikan secara adil dan tidak berkembang menjadi informasi simpang siur di media sosial.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga nama baik kawasan wisata Cikoromoi agar tetap menjadi tujuan wisata yang ramah, aman, dan terpercaya.

 

  • (Agus Salim) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *