GAPPI Gelar Halaqah Pesantren di Depok, Bahas Kemandirian Ekonomi dan Digitalisasi Zakat

GAPPI Gelar Halaqah Pesantren di Depok, Bahas Kemandirian Ekonomi dan Digitalisasi Zakat

Spread the love

Pekalongan Jateng -TribunNews86.Id
DEPOK, 6 Desember 2025  Pesantren Cendikia Amanah Depok menjadi tuan rumah Halaqah Pesantren GAPPI (Gabungan Pengasuh Pesantren Indonesia), forum yang mempertemukan pengasuh pesantren, akademisi, dan perwakilan pemerintah untuk membahas penguatan peran pesantren dalam kemandirian ekonomi dan pengelolaan zakat berbasis teknologi.

Dalam forum tersebut, pengalaman Pesantren Cendikia Amanah menjadi perhatian peserta. Melalui koperasinya, pesantren ini mengembangkan budidaya sayuran hidroponik hingga menghasilkan pengiriman rutin sekitar 5 ton sayuran setiap bulan untuk jaringan pasar. Model pertanian berbasis teknologi tersebut melibatkan santri dalam seluruh proses budidaya, mulai dari penanaman, panen hingga pemasaran, dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan pasar.

Dr. Basnang Said, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, menilai langkah tersebut sebagai bentuk aktualisasi nilai pendidikan Islam dalam konteks sosial modern. “Pesantren hari ini tidak hanya membentuk akhlak dan keilmuan santri, tetapi juga menciptakan ruang pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Bank Indonesia melihat pesantren sebagai bagian penting dalam penguatan ekonomi syariah nasional. Misha Nugraha Ramadhan, perwakilan Bank Indonesia, menyampaikan bahwa pesantren memiliki basis sosial dan nilai spiritual yang kuat, sehingga dapat mencapai tujuan ekonomi dan sosial secara bersamaan.

KH Cholil Nafis, Ketua Umum GAPPI, menekankan perlunya kolaborasi antar pesantren untuk memperkuat peran ekonomi dan sosial secara kolektif. “Pesantren memiliki modal sosial yang sangat besar—jaringan santri, alumni, dan masyarakat—yang jika dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan ekonomi umat,” ujarnya.

Momentum diskusi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lembaga Amil Zakat Investa Amanah dan KlikZakat, pengembang platform zakat, infak, dan sedekah digital. Penandatanganan dilakukan oleh CEO KlikZakat, Yoga Rifai Hamzah dan Direktur LAZIA, Ust. Dr. Achmad Afif, M.EI.

(Drc/hts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *