Miris, Siswi SDN 03 Petunjungan Jadi Korban Bullying: Keluarga Tuntut Tindakan Tegas dari Sekolah

Miris, Siswi SDN 03 Petunjungan Jadi Korban Bullying: Keluarga Tuntut Tindakan Tegas dari Sekolah

Spread the love

Brebes Jateng -TribunNews86.id

Bulakamba Kasus perundungan kembali terjadi di lingkungan sekolah dasar. Seorang siswi SD Negeri 03 Petunjungan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menjadi korban kekerasan fisik dan psikis yang dilakukan oleh teman sekelasnya. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus bullying yang terjadi di sekolah tersebut.

Menurut keterangan keluarga korban, insiden bermula saat siswi kelas 5 tersebut mengalami tindakan kekerasan dari seorang siswa laki-laki berinisial AR. Pelaku diduga menarik, menjatuhkan, menginjak, dan memutar tangan korban hingga mengalami cedera serius. Akibat kejadian tersebut, tangan korban mengalami pembengkakan dan hingga kini masih dalam kondisi sakit. Trauma yang dialami membuat korban enggan kembali ke sekolah.

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan sanksi tegas kepada pelaku maupun tindakan konkret untuk menangani kasus ini. Pihak keluarga korban menyayangkan kurangnya pengawasan serta minimnya sosialisasi dari pihak guru terhadap siswa mengenai bahaya dan dampak buruk dari tindakan perundungan.

“Kami berharap pihak sekolah segera memanggil orang tua pelaku dan melakukan mediasi. Jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, kami siap menempuh jalur hukum,” ujar salah satu anggota keluarga korban saat dikonfirmasi awak media.

Keluarga korban juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mengawasi serta mendidik anak-anak, khususnya siswa laki-laki yang kerap kali menjadi pelaku tindakan kekerasan terhadap teman perempuannya. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Pihak sekolah dikabarkan telah mengunjungi rumah korban, namun belum ada kejelasan apakah mereka juga telah menemui pelaku dan keluarganya. Keluarga korban mendesak agar sekolah memberikan efek jera kepada pelaku agar tidak ada lagi korban berikutnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perundungan di lingkungan sekolah bukanlah hal sepele. Diperlukan perhatian serius dari semua pihak, baik guru, orang tua, maupun pihak sekolah, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Kutut Heru, SAP_

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *