
Pekalongan Jateng -TribunNews86.Id
Polres Pekalongan Warga Desa Kutosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang tergeletak di tengah sawah pada Jumat (28/11/2025) pagi. Korban diketahui meninggal mendadak saat sedang bekerja.
Korban adalah Toat (42), seorang buruh yang berdomisili di Desa Kutosari, meskipun beralamat KTP di Desa Mesoyi, Talun.
Menurut laporan yang diterima Polsek Karanganyar, penemuan terjadi sekitar pukul 07.30 wib di sawah milik Sabiatun.
Kronologi: Tiba-tiba Menghilang Saat Bekerja
Kejadian bermula sekitar pukul 07.09 wib. Korban Toat bersama seorang saksi sedang bekerja melangsir (memindahkan) bibit kelapa dari kebun ke sawah milik Suhadi. Mereka berencana memindahkan 18 bibit.
Setelah berhasil memindahkan empat bibit dan saksi mulai menanam, ia tidak melihat korban lagi. Ketika dicari, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di sawah terdekat milik Sabiatun.
Saksi segera berteriak meminta tolong. Warga sekitar, termasuk saksi lainnya, segera mendatangi lokasi. Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada bidan desa, Agustin, dan diteruskan ke Polsek Karanganyar.
Setelah diperiksa oleh bidan desa, korban dipastikan sudah meninggal dunia di tempat kejadian.
Kasubsi Penmas Sihumas: Korban Punya Riwayat Asma dan Jantung
Polsek Karanganyar bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Pekalongan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi identitas korban dan dugaan penyebab kematian.

“Kami telah menangani laporan penemuan jenazah di sawah Desa Kutosari. Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asma dan jantung,” ujarnya.
Ipda Warsito menambahkan, setelah dilakukan olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni diduga karena faktor kesehatan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Sementara itu, pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dan menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban.
(ozy/hts)
