
Halmahera Barat-TribunNews86.id
Untuk pertama kalinya sejak terbentuknya kepengurusan baru, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Jailolo Selatan menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 tahun 2025. Kegiatan berlangsung khidmat di lapangan SMP Negeri 44 Halmahera Barat, Selasa (25/11/2025).
Upacara resmi dipimpin langsung oleh Camat Jailolo Selatan sebagai inspektur upacara, dan dihadiri oleh Ketua PGRI Kecamatan Jailolo Selatan, para kepala sekolah, guru, siswa, serta tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah kecamatan.
Dalam amanatnya, Camat Jailolo Selatan menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang tinggi kepada seluruh pendidik sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.
> “Saya memberikan penghormatan tertinggi kepada seluruh guru yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan hati untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa. Guru adalah pahlawan yang berdiri di garda terdepan dalam membentuk karakter anak-anak kita. Semoga perayaan HGN dan HUT PGRI ke-80 ini menjadi semangat baru bagi dunia pendidikan di Jailolo Selatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Jailolo Selatan Bapak Ismail M. Ali,S.Ag ditemui media Tribunnews86.id Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 tahun 2025 di Kecamatan Jailolo Selatan dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengenang jasa para pahlawan pendidikan yang telah mendahului, serta menjadi motivasi dan bahan evaluasi guna meningkatkan mutu pendidikan ke depan.
Dalam kesempatan ini, PGRI Kecamatan Jailolo Selatan menetapkan agenda prioritas organisasi, yaitu akan mengawal para guru yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) agar segera memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut. Selain itu, bagi guru yang telah menempuh PPG, organisasi akan mengupayakan pemenuhan hak-hak mereka demi kesejahteraan dan peningkatan kualitas profesional tenaga pendidik.
Namun demikian, terdapat beberapa tantangan berat yang masih dihadapi, antara lain:
1. Rentang kendali dan koordinasi antara guru dan anggota PGRI yang perlu kembali diperkuat.
2. Fasilitas organisasi yang masih terbatas, karena hingga saat ini PGRI Kecamatan Jailolo Selatan belum memiliki sekretariat tetap, namun akan terus diupayakan keberadaannya.
3. Perlunya upaya strategis untuk memberikan perhatian khusus demi peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di wilayah tersebut.
Dalam pesan dan harapannya, PGRI menegaskan bahwa organisasi akan terus mengupayakan segala hal terkait kesejahteraan guru, namun para guru juga diharapkan meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 ini berjalan dengan sangat antusias, diikuti oleh sekitar 50 sekolah atau 90% guru dan satuan pendidikan yang berada di wilayah Kecamatan Jailolo Selatan.
Ke depan, PGRI Kecamatan Jailolo Selatan berkomitmen membangun komunikasi serta kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota, sehingga seluruh program kerja yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI dapat terlaksana secara maksimal.
Perayaan HGN dan HUT PGRI ke-80 ini juga diisi penyerahan penghargaan kepada guru masa purna bakti, penampilan pembacaan puisi dan pidato siswa, doa bersama, dan sesi foto sebagai simbol kekompakan dan persatuan.
Sittinur AK
